Sabtu, 17 Desember 2011

FAQ to IPL & PSSI

FAQ to IPL & PSSI


PSSI memberikan promosi gratis pada 6 tim!

Fakta: Tidak ada promosi gratis, yang ada adalah klub manapun boleh tampil asal lolos verifikasi sebagai peserta kompetisi professional kelas 1 atau kelas 2.

Quote:
Sementara itu, Djohar juga menjelaskan status kompetisi Indonesia di mata Konfederasi Sepakbola Asia (AFC).

“AFC kita undang dan menurut mereka, klub kita sudah tidak ada yang dianggap profesional. AFC sendiri menjelaskan apa itu klub profesional, karena itu kita mulai lagi dari nol,” terangnya.

Djohar menjelaskan, statistik pertandingan dan nilai-nilai koefisien dari kompetisi musim lalu tidak lagi digunakan musim ini, sehingga semua klub yang ada memiliki posisi yang sama.

“Kasta musim lalu tidak ada. ranking tidak ada, tapi siapa yang memenuhi syarat profesional (berhak mengisi kompetisi profesional kasta tertinggi),” terangnya.

“Seharusnya yang ikut ada 36 klub, Indonesia sangat besar dan banyak penduduk. kita harapkan semua Indonesia bersatu. peluang itu ada. Kami tetap membuka pintu, tetapi kalau orangnya tak mau, mau bagaimana lagi?” tandasnya.

http://bola.inilah.com/read/detail/1803443/djohar-kompetisi-mulai-dari-nol

Fakta: Klub yang lolos verifikasi sebenarnya ada 36. Kemudian Exco PSSI merapatkan hal ini, dari 36 tim berapakah yang akan diambil untuk berlaga di kasta teratas. Akhirnya dipilih 24 tim. Pertimbangannya mungkin ingin mengambil tidak terlalu sedikit klub sehingga banyak klub yang pantas tampil di liga utama tapi tersisih. Dan juga tidak terlalu banyak, mengingat akan sangat tidak efisien. Penentuan jumlah peserta liga ini adalah hak prerogatif Exco sesuai statuta PSSI pasal 37 ayat 1 (a): Exco berwenang mengatur tanggal, tempat, dan jumlah peserta kompetisi.

Fakta: Tapi ingat 6 tim itu kemarin harus diverifikasi lagi, kalo lolos silahkan ikut kompetisi profesional, kalo ga, ya ga bisa.... Jadi bukan gratis. Contohnya Persis ga lolos verifikasi.


Quote:
Djohar menjelaskan, pertimbangan dimasukkannya enam klub baru itu di antaranya adalah untuk eks Liga Primer Indonesia (LPI) (Persema, Persibo dan PSM) telah diputihkan dari sanksi yang diterima.

Untuk pemilihan klub PSMS Medan dan Persebaya Surabaya, kata dia, didasarkan pada banyaknya pendukung dan sejarah serta keinginan dari sponsor. Sedangkan Bontang FC dipilih karena terbaik dari klub yang didegradasi.

"Data ini belum final. Jika ada yang tidak lolos verifikasi, maka jumlah klub akan berkurang seiring dengan hasil verifikasi," kata Djohar menegaskan.

http://www.tempo.co/read/news/2011/09/22/099357582/24-Klub-Jadi-Peserta-Kompetisi-PSSI

Quote:
Tapi, proses verifikasi hingga mendapatkan ke-24 klub itu meninggalkan kekecewaan kepada pihak tertentu. Salah satunya adalah klub yang tidak lolos verifikasi, Persis Solo. Ketua Umum Persis Solo, Hadi Rudyatmo menilai, PSSI sudah bersikap tidak konsisten. Akibatnya, Persis Solo menjadi korban.

Fakta:Kelompok klub pembangkang dan PT LI menuduh PSSI memberikan promosi gratis, padahal ISL 2011/2012 juga memberikan promosi gratis kepada: Persiram, Gresik United, PSAP, dan PSMS. Kali ini apa dasarnya? TANPA VERIVIKASI ?


-----------------------------------------------------------------------
                                                       SEPUTAR KONGRES BALI

Berdasar kongres di Bali, liga cuma boleh 18 klub!!

Fakta: Tidak ada keputusan kongres yang menyatakan peserta liga hanya 18

Quote:
10 poin keputusan kongres bali

1. Pertanggungjawaban Ketua Umum PSSI terkait dengan program kerja 2010 mulai dari kompetisi hingga masalah keuangan bisa diterima peserta kongres dan disahkan secara aklamasi.

2. Penetapan program kerja PSSI selama 2011, termasuk dengan pengelolaan keuangan serta penentuan budget yang dibutuhkan selama 2011.

3. Pengesahan pemecatan klub Persema Malang dan Persibo Bojonegoro yang telah mengundurkan diri dari ISL dan bergabung dengan Liga Primer Indonesia (LPI). Sanksi juga berlaku bagi klub di bawahnya dan berlaku mulai adanya keputusan hingga kongres berikutnya.

4. Kongres merestui pelaksanaan pelatnas jangka panjang bagi timnas U-23 yang akan diturunkan pada SEA Games 2011 nanti. Timnas di bawah asuhan pelatih Alfred Riedl ditargetkan mampu merebut medali emas.

5. Kongres menetapkan 23 calon anggota baru PSSI, yaitu Lhokseumawe FC, Pidie Jaya, PS Solsel, Tabir FC, PSSL, Porkab Koba, Cilegon Mandiri, Sultan Muda FC, Bandung Barat FC, Blaster FC, Petro Jabrix FC, Maung Bandung FC, Bina Putra FC, PS Tunas Yogya, Gresik Putra, Barabai FC, Persikat Katingan, Persibilmut, Persikokot, Nusaina FC, Persindung, Persidei, Persiyali.

6. Memberikan sanksi kepada PSM Makassar yang mengundurkan dari dari ISL ke LPI, yaitu turun ke kompetisi Divisi I. Sanksi ini bisa berubah menjadi pemecatan, hanya saja sanksi akan diberikan pada kongres berikutnya. Pemecatan akan berlaku jika PSM tetap menjalani pertandingan LPI dan telah menggunakan hak pembelaannya di kongres.

7. Pemberian sanksi oleh FIFA kepada tiga klub yaitu Persma Manado, Gaspa Palopo, dan Persegi Gianyar. Dengan adanya sanksi itu kongres menambah hukumannya dengan memecat ketiga klub itu dari keanggotaan PSSI.

8. Pengembalian 99 persen saham PT Liga Indonesia yang saat ini dikuasi PSSI kepada masing-masing klub yang saat ini turun dikompetisi Indonesia Super League (ISL) mulai tahun ini.

9. Menargetkan pada 2014 seluruh klub yang bertanding di ISL (kompetisi profesional red) terbebas dari dana Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD).

10. Exco PSSI memutuskan kongres pemilihan ketua umum PSSI periode 2011-2015 berlangsungl 19 Maret mendatang di Bintan Kepulauan Riau. Kongres ini digelar satu bulan lebih cepat dibandingkan dengan habisnya masa jabatan Nurdin Halid sebagai ketua umum PSSI yaitu bulan April tahun ini.(ANT)

Fakta: Pasal 23 ayat 1 kongres Bali hanya menyatakan jumlah peserta kongres pada saat itu. Kebetulan ISL musim lalu pesertanya ada 18 tim. Sehingga makna di pasal 23 ayat 1: peserta kongres yang berasal dari ISL adalah 18 orang sesuai jumlah tim saat itu. Pasal ini tidak mengatur jumlah klub peserta liga untuk seterusnya.

Quote:
Pasal 23 “Peserta Kongres”

Ayat 1
““Kongres diikuti 108 peserta sebagai berikut:
a. 18 (delapan belas) peserta kongres dari Super Liga (satu suara untuk tiap peserta)”


Okelah, kalau hasil kongres Bali palsu yang diagung-2-kan pembelot itu benar adanya, berarti ISL juga melanggar keputusan kongres Bali

Bukti: Pada SK yang diragukan kevalidannya ini, namun senantiasa dijadikan tameng kelompok pembangkang, tertulis bahwa Divisi Utama diisi 44 tim yang terbagi dalam 4 wilayah. Kenyataannya Divisi Utama ISL 2011/2012 hanya ada 30 klub dengan 2 wilayah.

Quote 1:
http://a5.sphotos.ak.fbcdn.net/hphotos-ak-ash4/s720x720/377881_10150461235508563_829143562_8346545_609436754_n.jpg

Quote 2:
Kick Off Divisi Utama ISL akan dimulai pada 15 Desember mendatang dan diikuti oleh sebanyak 30 klub. Kompetisi Divisi Utama juga akan dibagi menjadi dua wilayah dimana satu wilayah ditempati 15 klub.

Sumber:bola.inilah.com/read/detail/1805170/30-tim-divisi-utama-berikrar-gabung-isl


Menurut hasil kongres Bali, PT LI adalah yang ditunjuk sebagai penyelenggara liga! Bukan yang lain!

Fakta: Manajemen PT LI menolak bekerja sama dengan PSSI. Menolak audit, dlsb. Padahal deadline mulai kompetisi dari AFC sudah mepet. Maka dengan terpaksa menunjuk pengelola baru. Sebab bila melewati deadline AFC akan terkena sanksi.

Fakta: Menurut UU 3/2005 itu penunjukan penyelenggara olahraga profesional menjadi hak prerogatif induk organisasi olahraga - pasal 29

sumber:
www.tribunnews.com/2011/12/05/pt-liga-indonesia-niatnya-buruk-kepada-pssi



Sanksi kepada PSM, Persibo, dan Persema diputihkan tanpa melalui kongres!

Fakta 1: Memang benar PSSI menyalahi aturan kalau memutihkan keanggotaan dengan tidak mengikuti mekanisme kongres. Dalam hal ini PSSI benar-benar salah telak.

Tapi dengan catatan kalau kongres Bali silam, dimana diputuskan 3 klub tersebut dipecat, sah dilakukan. Seperti diungkap salah seorang Exco PSSI, Tuti Dao, bahwa kongres Bali sejak awal telah menyalahi statuta, seperti penyebaran undangan yang seharusnya terlaksana 2 minggu sebelum kongres tapi nyatanya kurang dari itu. Kalau kongres tidak sesuai statuta, maka hasil putusan kongres masih bisa diperdebatkan.

Fakta 2 : Pemecatan terhadap Persibo dan Persema telah dicabut dalam Kongres yang dilaksanakan oleh KN (Komite Normbalisasi) di Hotel Sultan (Mei 2011) pada pertemuan konsultasi yang kemudian oleh Agum Gumelar sebagai Ketua KN atas permintaan peserta, diubah menjadi kongres. Yang tidak diakui FIFA adalah keputusan membentuk Komite Pemilihan, sementara Komite Banding disetujui.

Sumber:
- www.pssi-football.com/id/view_news.php?page=news&id=18914&&2a240d7d2965ed40e907ac1119b11997

hukuman/sanksi otomatis tercabut kalau tidak ada penambahan waktu sanksi karena dalam Statuta PSSI disebutkan :

Fakta 3 :

 Pasal 16 (Skorsing) :
ayat 1 : The Congress is responsible for suspending a member. The Executive Committee may, however, suspend a member that seriously and repeatedly violates its obligations as a member, with immediate effect. The suspension shall last until the next Congress, unless the Executive Committee has lifted it in the meantime.

ayat 2 : A suspension shall be confirmed at the next Congress by 3/4 (three quarters) of the votes taken. If it is not confirmed, the suspension is automatically lifted.

Kongres di Hotel Sultan adalah Kongres Biasa, Kongres Luar Biasa diadakan di Solo. Dengan tidak ada pembahasan pada Kongres Biasa di Hotel Sultan Jakarta, OTOMATIS hukuman dibatalkan (sesuai ayat 2).

 ----------------------------------------------------------

Fakta: Penentuan jumlah peserta liga adalah hak prerogatif Exco sesuai statuta PSSI pasal 37 ayat 1 (a): Exco berwenang mengatur tanggal, tempat, dan jumlah peserta kompetisi.

Fakta: Tuntutan format kompetisi kemungkinan berlandaskan surat palsu yang sengaja diedarkan oleh pihak yang tidak bertanggung-jawab. SK yang beredar ini tertanggal 2011 namun di bagian lain 2010.

Quote 1:
Kini beredar copy surat keputusan hasil Kongres Bali yang diterbitkan pada 22 Januari 2011. Padahal, PSSI tak pernah mengeluarkan surat hasil Kongres Bali pada tanggal tersebut. Parahnya dalam copy surat tersebut hanya ditulis dua poin yakni berkaitan dengan Restrukturisasi Kepemilikan Saham dan format kompetisi.

"Tertanggal 1 Januari sampai 26 Januari 2011 tidak ada surat keputusan itu. Berarti bisa anda simpulkan surat keputusan macam apa itu," tukasnya.

Quote 2:
Menurut Rudy, dirinya pernah ditunjukkan adanya salinan keputusan yang dipegang oleh anggota Komite Eksekutif PSSI yang selama ini selalu berteriak berdasarkan kongres Bali. Namun saat ingin diminta, tidak diberikan.

"Ini apa namanya, kami berkeyakinan mereka-mereka itu ada agenda besar di balik penyelenggaraan kompetisi Liga Super Indonesia yang katanya berdasarkan Kongres Bali, padahal tidak ada keputusan saat di Bali lalu," seloroh Rudy.

Selama ini masyarakat Indonesia selalu diberi informasi yang berat sebelah mengenai PSSI. "Kami sebenarnya ingin sekali buka-bukaan bahwa sesungguhnya yang terjadi ini tidak seperti yang dikatakan oleh para peserta Liga Indonesia itu," kata Rudy.

SUMBER:
http://www.tribunnews.com/2011/10/25/kisruh-soal-kompetisi-karena-beredar-surat-palsu-pss

gambar untuk SK Palsu:

- http://a6.sphotos.ak.fbcdn.net/hphotos-ak-ash4/s720x720/381662_10150461234233563_829143562_8346541_1914831642_n.jpg

- http://a5.sphotos.ak.fbcdn.net/hphotos-ak-ash4/s720x720/377881_10150461235508563_829143562_8346545_609436754_n.jpg

- http://a5.sphotos.ak.fbcdn.net/hphotos-ak-snc7/s720x720/390865_10150461236403563_829143562_8346551_294926847_n.jpg

 http://a4.sphotos.ak.fbcdn.net/hphotos-ak-ash4/s720x720/386540_10150461246968563_829143562_8346589_295254741_n.jpg

- http://a5.sphotos.ak.fbcdn.net/hphotos-ak-snc7/s720x720/393248_10150461248538563_829143562_8346593_491985994_n.jpg

- http://a4.sphotos.ak.fbcdn.net/hphotos-ak-ash4/s720x720/376973_10150461249538563_829143562_8346596_736402269_n.jpg

--------------------------------------------
Kenapa harus ada reset kompetisi! Pasti ini adalah akal-akalan saja untuk melegalkan promosi gratis!

Fakta: Reset kompetisi disebabkan oleh AFC yang menilai klub kita tidak ada yang profesional. Untuk memperbaiki sistem yang bobrok ini sudah sangat sulit. Oleh karena itu, kita merubuhkan bangunan sistem reyot masa lalu, dan membangun sistem liga baru yang profesional. Refresh!

Konsekuensi dari refresh adalah membersihkan statistik-statistik pertandingan dan nilai-nilai koefisien musim lalu. Semua klub posisinya sama. Nol kembali. Siapapun yang lolos verifikasi berhak tampil di liga baru! Meskipun tim itu dulunya ada di divisi 2.

Quote:
AFC kita undang dan menurut mereka, klub kita sudah tidak ada yang dianggap profesional. AFC sendiri menjelaskan apa itu klub profesional, karena itu kita mulai lagi dari nol,” terangnya.

Djohar menjelaskan, statistik pertandingan dan nilai-nilai koefisien dari kompetisi musim lalu tidak lagi digunakan musim ini, sehingga semua klub yang ada memiliki posisi yang sama.

“Kasta musim lalu tidak ada. ranking tidak ada, tapi siapa yang memenuhi syarat profesional (berhak mengisi kompetisi profesional kasta tertinggi),” terangnya.

sumber:
http://bola.inilah.com/read/detail/1803443/djohar-kompetisi-mulai-dari-nol
---------------------------------------------------------

                                         24 tim atau 18 tim ??

Berikut penjelasan PSSI tentang perubahan format kompetisi:

-Jakarta (beritajatim.com) - Pengurus Persatuan Sepakbola Seluruh Indonesia (PSSI) pimpinan Djohar Arifin Husein akhirnya angkat bicara soal format kompetisi. Utamanya penjelasan tentang perubahan jumlah klub dari 18 menjadi 24.

Berdasarkan rilis yang diterima beritajatim.com, perubahan jumlah klub tersebut tidak melanggar statuta PSSI maupun hasil kongres tahunan PSSI di Bali. Sebab, Exco PSSI memiliki hak untuk menentukan jumlah peserta kompetisi.

PSSI juga menjelaskan perihal sanksi terhadap klub Persibo dan Persema yang diputuskan dalam Kongres Bali. Menurut juru bicara PSSI, Eddi Elison, sanksi tersebut telah dicabut dalam Kongres yang dilaksanakan oleh KN (Komite Normbalisasi) di Hotel Sultan (Mei 2011) pada pertemuan konsultasi yang kemudian oleh Agum Gumelar sebagai Ketua KN atas permintaan peserta, diubah menjadi kongres.

Berikut isi lengkap penjelasan PSSI tentang perubahan format kompetisi:

1. Ke-4 anggota Exco PSSI La Nyala Mattalitti, Roberto Rouw, Tony Apriliani dan Erwin Dwi Budiawan ikut dalam rapat Exco yang memutuskan peserta kompetisi 24 klub. Seharusnya jika mengenal etika organisasi, jika turut serta dalam rapat, apa pun keputusannya wajib mentaatinya, meskipun mungkin tidak setuju atas keputusan tersebut. Berbagai lembaga, meskipun tidak memutuskan secara bulat (dissenting), keputusannya tetap berlaku.

2. Statuta PSSI pasal 23 bejudul 'Peserta Kongres', ayat (1) Kongres PSSI diikuti (108) peserta sbb: a. 18 peserta dari klub-klub Siper Liga; (satu suara setiap peserta) dan seterusnya. Tegasnya; yang dimaksud pasal tersebut adalah peserta kongres, sesuai dengan judul pasal, bukan peserta/jumlah kompetisi.

3. Khusus mengenai jumlah kompetisi seharusnya dibaca pasal 37 berjudul 'Kekuasaan Komite Eksekutif'. Ayat (i) berbunyi: 'Memutuskan tempat, tanggal dan jumlah tim yang berpatisipasi dalam kompetisi PSSI'. Jelas, Exco punya hak menentuan jumlah peserta kompetisi.

4. Pemecatan terhadap Persibo dan Persema telah dicabut dalam Kongres yang dilaksanakan oleh KN (Komite Normbalisasi) di Hotel Sultan (Mei 2011) pada pertemuan konsultasi yang kemudian oleh Agum Gumelar sebagai Ketua KN atas permintaan peserta, diubah menjadi kongres. Yang tidak diakui FIFA adalah keputusan membentuk Komite Pemilihan, sementara Komite Banding disetujui.

5. Kongres Bali adalah kongres biasa yang diatur dalam pasal 29 Statuta PSSI. Peserta Kongres Bali seperti Ibu Tuti Dau dalam acara Metro TV (6 Des.2011) menyatakan, bahwa Kongres Bali itu tidak mengikuti apa yang tertulis dalam statuta PSSI. Para peserta diberitahukan hanya dua hari sebelum kongres, pada hal statuta mewajibkan enam minggu sebelum kongres Sekjen menyampaikan agenda kongres pada peserta. (baca pasal 30 aya (1). Lihatula pasal (2) jo b, d, e. dan lain-lain.

Jika ada keputusan, notulennya harus diperiksa oleh anggota pemeriksa notulen. Semua itu tidak dilakukan dalam Kongres Bali. Apalagi dalam pidatonya ketua umum PSSI Nurdin Halid menyatakan: 'Saya perlu tegaskan lagi, bahwa kongres ini tidak mengeluarkan keputusan atau pun SK, karena hal itu sesuai amanat statuta PSSI. Dan model ini adalah model Kongres FIFA dan Kongres AFC'. (baca: Transkrip Kongres PSSI II di Tabanan Bali, 21-23 Januari 2011). Tidak ada di file/ data PSSI tentang hasil kongres Bali.

6. Tidak benar PSSI tidak mendaftar Persipura ke AFC untuk mengikuti ACL (Liga Champion AFC/Asia). Surat disampaikan kepada AFC pada akhir Oktober 2011. Selain itu Persipura adalah juara Kompetisi tahun 2010-2011, berarti AFC sudah menerima laporan tentang hasil kompetisi tersebut dan klub-klub yang menjadi juara dan runner-up.Namun demikian PSSI hasil kongres Solo masih memberitahukan lagi melalui surat dan lisan saat beberapa pengurus diundang oleh AFC untuk rapat.


24 tim terlalu banyak untuk liga!

untuk yang Pro:
Quote:
1. Klub yang lolos verifikasi sebenarnya ada 36. Kemudian Exco PSSI merapatkan hal ini, dari 36 tim berapakah yang akan diambil untuk berlaga di kasta teratas. Akhirnya dipilih 24 tim. Pertimbangannya mungkin ingin mengambil tidak terlalu sedikit klub sehingga banyak klub yang pantas tampil di liga utama tapi tersisih. Dan juga tidak terlalu banyak, mengingat akan sangat tidak efisien. Penentuan jumlah peserta liga ini adalah hak prerogatif Exco sesuai statuta PSSI pasal 37 ayat 1 (a): Exco berwenang mengatur tanggal, tempat, dan jumlah peserta kompetisi.

2. Awalnya untuk mengatasi masalah jadwal padat, maka dibuat 2 wilayah, tapi karena ditolak klub-2, jadi ditentukan 1 wilayah.

untuk Kontra:
Quote:
1. Jadwal pertandingan terlalu padat.

A. Perbandingan:
- http://www.detiksport.com/sepakbola/read/2011/11/29/075217/1777753/72/mancini-kritik-jadwal-padat-liga-inggris

- http://www.detiksport.com/sepakbola/read/2011/11/29/015503/1777707/72/enrique-keluhkan-jadwal-padat-the-reds

- http://www.sundul.com/berita-bola/prediksi-liga-inggris/2011/11/jadwal-terlalu-padat-kenny-dalglish-protes/

pelatih sekelas roberto mancini ama kenny dalglish aja protes ama jadwal liga yang padat, gak kebayang deh klo 24 tim :p

B. ini berita waktu IPL masih 24 tim

- http://bola.okezone.com/read/2011/10/13/49/514518/psps-minta-pssi-perbaiki-jadwal-pertandingan

- http://www.tempo.co/read/news/2011/10/12/099361130/Persisam-Protes-Jadwal-Kompetisi-yang-Kacau

- http://www.goal.com/id-ID/news/2980/liga-primer-indonesia/2011/11/15/2757676/persiba-bantul-protes-jadwal-yang-masih-berantakan

- http://m.cekskor.com/news/read/8073/jadwal-berantakan-pt-lpi-kurang-teruji-profesionalismenya

- http://www.tempo.co/read/news/2011/10/16/099361627/Persela-Ngotot-PSSI-Ubah-Jadwal-Pertandingan

2. Tidak ada liga eropa yang kualitasnya sudah teruji menetapkan 24 tim di kasta teratasnya: La Liga ada mewacanakan 16 tim, USA 19, Rusia 16, China 16...

3. Dengan 24 tim, maka musim depan terancam tidak bisa mengirimkan wakil ke pentas asia. Karena liga belum selesai.

4. Salah satu aspek verifikasi yang digemborkan adalah finansial. Bukankah dengan 24 tim justru semakin memberatkan?

5. Dengan padatnya jadwal, akan menguras stamina pemain.

Problem has been Solved :
Quote:
Tidak perlu bahas 24 tim lagi. Karena IPL hanya tersisa 13 tim. Jangan buang energi untuk pembahasan yang tidak perlu.

fakta : kalau kemarin yang kontra IPL meributkan soal 24 tim yang terlalu banyak & bakal menguras tenga pemain dan keuangan tim, lantas bagaimana soal ISL yang bermain tiap hari ?? apa tidak menguras tenaga pemainnya ??

-----------------------------------------
Believe it: Jangan terlalu skeptis pada perubahan. Hanya orang gila yang berharap hasil yang berbeda dengan melakukan cara yang sama! Hanya orang gila yang menginginkan Timnas berprestasi dengan menggunakan sistem lama yang terbukti bobrok!

Dengan berubah, mungkin saja kita berhasil, dan mungkin saja kita gagal. Tapi bila tidak berubah, kita sudah terbukti gagal! Bangkit dan berubah! Perubahan dimulai dari mengubah pola pikir kita!

Contoh Liga Jepang. Tahun 1993, Jepang menghentikan Japan Soccer League yang telah berlangsung sejak 1965. Kemudian merombak liganya menjadi lebih profesional yang bernama J-League. Di musim pertamanya hanya tercatat 10 tim yang tergabung. Namun perlahan tim bertambah dan liga menjadi semakin profesional. Sekarang lihat hasilnya, Jepang mampu berbicara di pentas dunia.

Sekarang momentum kita tepat seperti di Jepang 18 tahun lalu. Jangan takut berubah. Jepang telah memberi kita pelajaran bahwa kita masih punya harapan.

http://www.j-league.or.jp/eng/history/
---------------------------------------------

Gara-gara PSSI, Persipura gagal tampil di LCA!  Mendzalimi rakyat Papua!

Fakta: PSSI sudah berupaya mendaftarkan Persipura ke AFC.

link untuk surat:
http://stat.ks.kidsklik.com/statics/files/2011/12/13236592541281041719.jpg

Fakta: Sayangnya AFC hanya mengakui liga resmi.

Quote 1:
Menurut Saleh, sebelum bergulirnya Indonesia Super League (ISL) yang dikelola PT Liga Indonesia, pengurus PSSI mendatangi Gubernur Papua dimana Persipura bernaung, untuk meminta kepada pengurus Papua tidak mengikuti kompetisi di luar PSSI.

Ia mengatakan bahwa pihaknya tidak mendapat jawaban, akhirnya Persipura memilih ISL ketimbang Liga Prima Indonesia (IPL) yang dikelola PT LPIS.

"Harusnya Persipura sudah tahu jika ada sanksi jika mengikuti kompetisi yang bukan dilaksanakan PSSI. Rudy Maswi yang duduk di pengurusan adhoc AFC harus ditanyai sendiri oleh Persipura," katanya.

sumber:
http://www.mediaindonesia.com/read/2011/12/06/281639/150/4/Jangan-Salahkan-PSSI-Soal-Pencoretan-Persipura


Quote 2:
ACL 2011 Criteria

Club who participate in ACL 2013 must be authorized as a licensee from the Member Association/League which are the licensor by 2013, in accordance with the approval procedure in the Club Licensing Regulations.

The league governing body is a legal entity governed by its football association.

The league has an auditor. ISL PUNYA?

CMIIW

sumber:
www.the-afc.com/uploads/afc/docs/acl2011criteria.pdf


Quote 2:
DECLARATION IN RESPECT OF THE PARTICIPATION IN AFC CLUB COMPETITIONS

The licence applicant must submit a legally valid declaration confirming the following:

a) it recognises as legally binding the statutes, rules and regulations and decisions of FIFA, AFC, the national association and, if they exist, of the national league

d) at national level, it will play in competitions that are recognised and endorsed by the national association (e.g. national championship, national cup)

CMIIW

SUMBER:
http://www.the-afc.com/en/resources/regulations-a-guidelines/70-general-regulations

Quote 3:
Pada 21-22 November 2011, ketua PSSI Djohar Arifin menghadiri pertemuan AFC di Kuala Lumpur. Kemudian Djohar bertanya, apabila Persipura tidak mengikuti kompetisi resmi PSSI, apakah tetap diizinkan mengikuti ACL? Exco AFC dengan tegas menjawab tidak! Dan tidak bisa digantikan oleh runner-up. Sebab untuk runner-up sudah ada kompetisinya sendiri

sumber:  
Suara Anda Metro TV 6 Desember 2011
 (http://www.youtube.com/watch?v=M2Q7KE3Yqik)
------------------------------------------------------


Saham PT Liga Prima dikuasai Djohar 70%! Sisanya Farid Rachman! Pasti keuntungan mau dimakan sendiri! Tidak sesuai hasil kongres Bali!

Fakta: Sebenarnya PT Liga Prima tidak akan ditunjuk kalau PT LI mau bekerja sama. Rencana awal, PSSI akan mengaudit dulu PT LI. Kemudian menilai bagaimana keadaan perusahaan tersebut, apakah sahamnya layak dibagikan sekarang pada klub atau ditunda dulu. Kalau misal setelah audit ternyata PT LI sedang menanggung hutang 200 miliar. Tentu akan memberatkan klub bila saham dibagikan sekarang. Artinya hutang warisan itu juga akan dibagi-bagikan. Maukah?

Tapi masalahnya PT LI menolak memberikan auditnya. Bagaimana PSSI bisa menggelar liga? Bagaimana menentukan kapan waktu yang tepat pembagian saham? Padahal deadline kompetisi dari AFC sudah dekat. Maka ditunjuk dulu PT Liga Prima untuk menjalankan kompetisi. Agar terhindar dari sanksi AFC. Jangan sampai gara-gara PT LI, bangsa ini rugi.

Quote 1:
... Karena itulah, adanya PT Liga Prima Sportindo (LPIS) diakui oleh Rudy, PSSI tidak ingin menunggu pertanggung jawaban PT Liga Indonesia yang memang tidak ada niat baik menyelesaikan tanggung jawabnya, sementara Konfederasi Sepakbola Asia (AFC) mendesak agar kompetisi harus berjalan sesuai jadwal...

Quote 2:
... Diakui Rudy, PSSI berjanji memberikan saham kepada klub peserta kompetisi PSSI. "Jika kita bagikan sekarang saham kepada peserta kompetisi, maukah peserta kompetisi itu menanggung beban hutang yang Rp 50 Miliar itu? kan pemegang saham harus ikut menanggung. Itulah yang tidak kita kehendaki. Kita tahu dulu hutang piutang kita, kita harus tahu aset kita apa, kita paparkan kepada klub, iniloh PT Liga Indonesia, peserta kompetisi masih mau?" urai Rudy....

sumber:
http://www.tribunnews.com/2011/12/05/pt-liga-indonesia-niatnya-buruk-kepada-pssi


Fakta: Sebenarnya klub-2 pembangkang itu paham mengenai pembagian saham ini. Entah mereka lupa, amnesia, atau bagaimana.

Quote:
15 Petinggi Klub IPL Hadiri Pertemuan dengan LPIS

Spartacks Cyber. Sebanyak 15 CEO klub peserta kompetisi Indonesia Premier League (IPL) menghadiri pertemuan dengan PT Liga Prima Indonesia Sportindo (LPIS) di Hotel Alila, Pecenongan, Jakarta. Ke-15 klub itu adalah Arema, Persebaya, Persema, Persiba Bantul, Persibo, Persidafon, Semen Padang FC, PSMS Medan, Persiraja, Persijap, Persija, Persib, Mitra Kukar, PSM Makassar, dan Persipura.

Turut dibicarakan soal tawaran struktur kepemilikan saham LPIS kepada klub. Para CEO menyambut baik skema saham yang dilontarkan LPIS selaku pengelola kompetisi. “Ya begini inilah yang kita mau, semuanya diawali dengan transparansi. Tidak seperti dulu-dulu, di awal katanya baik semua tapi pada akhirnya yang terjadi justru sebaliknya,” kata Idham Samawi, perwakilan Persiba Bantul.

Dirut PT Kabau Sirah Semen Padang (KSSP), Erizal Anwar, sependapat dengan Idham. Kata dia, saat ini klub sebaiknya jangan dulu berpikir soal berapa prosentase saham yang akan dimiliki di LPIS. “Yang lebih penting adalah memikirkan bagaimana agar PT-nya untung dulu. Untuk apa punya PT kalau rugi?” katanya.

sumber :
http://spartacks.net/berita/2011/11/09/2202.html

---------------------------------------
                                                   PSSI DIKTATOR!


PSSI memecat Riedl secara mendadak dan berdekatan dengan jadwal PPD!

Jawaban: Meskipun PSSI memiliki hak prerogatif mengganti kursi kepelatihan, tapi dengan mepetnya jadwal pertadingan PPD, tentunya ini menjadi pertanyaan bagi sebagian besar orang. Akibatnya kemudian publik menuduh PSSI terlalu gegabah mengambil langkah.

Gambar di bawah merupakan salinan kontrak Riedl. Kontrak ini dicurigai tidak dilakukan melalui mekanisme yang legal, sehingga bisa diartikan sebagai kontrak pribadi antara Nirwan Bakrie dengan Riedl. Indikatornya: Pada judul surat tercetak Persatuan Sepakbola Indonesia (PSI) dari yang seharusnya Persatuan Sepakbola Seluruh Indonesia (PSSI), lalu kata Assosiation dari yang seharusnya Association.

Quote:
http://a8.sphotos.ak.fbcdn.net/hphotos-ak-snc6/281423_231498153556980_100000903928379_674045_1568009_n.jpg


PSSI diktator! Bisanya maen ancam! Degradasi lah, sanksi lah!

Fakta: Sebelum hukuman pada 8 klub turun, PSSI sudah berusaha agar klub-2 itu kembali ke IPL. PSSI sudah memberikan kesempatan.

Quote:
REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA - Ketua Umum PSSI, Djohar Arifin, masih berharap klub peserta Liga Super Indonesia (ISL) bisa ikut bergabung dalam kompetisi Liga Prima Indonesia (IPL) binaan PSSI. Djohar menyerukan klub-klub peserta ISL untuk kembali pada PSSI.

“Kami ingin satu wadah. Marilah, kembali ke rumah. PSSI ini rumah kita bersama,'' katanya. ''Kami berharap semua Indonesia bersatu dan peluang itu ada.''

sumber:www.republika.co.id/berita/sepakbola/liga-indonesia/11/12/02/lvkv26-ketum-pssi-kembalilah-klub-isl

Alah! Semua pemberitaan di media membuktikan kalo PSSI yang salah!

Fakta: Hati-hati dalam menerima/membaca/mendengar berita. Beberapa media kini cenderung tidak netral. Kalau ingin mengetahui informasi yang obyektif, cari tahu dari berbagai sumber. Contoh : Vivanews. Adakah dia mengulas status hukum PT LI? Atau surat pendaftaran Persipura ke AFC oleh PSSI? Kebanyakan berita mengenai kisruh PSSI adalah berupa tuduhan dan opini tanpa menunjukkan fakta-2 yang sesungguhnya.

Tapi kenapa sekarang banyak suporter yang menuduh PSSI salah dan ISL benar! Lihat komen-2 di media online!

Fakta: Ini merupakan efek permainan media. Media tertentu mengaburkan fakta yang sebenarnya, dan lebih banyak mengulas tuduhan dan opini. Bangsa ini adalah bangsa yang pelupa, juga merupakan bangsa yang mudah dipancing emosinya. Media bertanggung-jawab dalam hal ini.

Bisa dicek disini: http://www.vivanews.com/indeks/bola/liga_indonesia. (cmiiw)



------------------------------------------------------------


                                                                   FAQ to ISL



PT LI sebagai pengelola ISL cacat hukum!

Bukti: PT LI ini 99% sahamnya sebelumnya adalah milik PSSI. Tapi anehnya, saham sejumlah tersebut diserah-terimakan ke klub-2 tanpa mengundang pihak PSSI dalam acara RUPS. Judulnya saja Rapat Umum Pemegang Saham, justru PSSI sebagai pemilik mayoritas saham tidak diundang. Baru kali ini terjadi, petinggi-2 sebuah perusahaan melakukan kudeta pada owner. Beruntung, akhirnya Kemenkumham menegaskan bahwa PSSI masih merupakan pemilik sah 99% saham PT LI.

Quote 1:

RUPS PT. LI Tanpa Mengundang PSSI adalah Kebodohan


Spartacks Cyber. Langkah berani yang dilakukan PT. Liga Indonesia menggelar Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS) dinilai menyalahi aturan. RUPS yang rencananya akan digelar pada 27 Oktober 2011 tersebut diagendakan untuk membagi-bagikan saham PT. LI kepada klub peserta Liga Super Indonesia.

Erizal Anwar selaku Direktur Utama PT. KSSP berpendapat bahwa pelaksanaan RUPS PT. LI oleh Andi Darussalam Tabussala (Presiden Direktur PT. LI) dan Djoko Driyono (CEO PT. LI) cacat hukum dan akan memperkeruh keksiruhan sepakbola nasional. “Menurut saya itu hanyalah langkah-langkah sekelompok orang untuk mengacau saja. status Quo punya pintu untuk kembali menggacaukan situasi. Tindakan mereka mengadakan RUPS tanpa mengundang pemilik saham adalah seuatu kebodohan,” ungkap Erizal kepada Spartacks Cyber, Senin 24 Oktober 2011 melalui sambungan telepon.

“Bodoh sekali mereka bukan pemegang saham tapi mengadakan RUPS. Apalagi yang diundang semuanya bukan pemegang saham, itu salah sekali,” tambah Erizal

RUPS bisa sah jika saja kita masing-masing klub telah diserahkan kepemilikan sahan PT. LI secara legal. Memang berdasarkan hasil kongres Bali dikatakan bahwa pemilik saham PT. LI adalah 99 persen milik klub, namun belum diserahkan secara legal. Menurut undang-undang penyerahan saham tersebut hanya bisa dilakukan juga dalam RUPS, namun sejak kongses Bali hingga saat ini PSSI yang dulu dipimpin Nurdin Halid belum pernah sekalipun mengadakan RUPS sehingga kita selaku klub belum berhak secara legal atas saham tersebut, makanya SP tidak menghadiri undangan tersebut.

“Artinya, pengurus PSSI yang lama itu tidak menjalankan amanat dari kongres, harusnya setelah konres Bali mereka melakukan RUPS untuk membagikan saham kepada klub, namun itu tidak mereka lakukan. Artinya, secara legal kita tidak memiliki saham (di PT. LI, red),” tambah Erizal.

Menanggapi kisruh kompetisi yang terjadi saat ini, Erizal dengan tegas menyatakan akan tetap berada di IPL karena merupakan liga resmin yang digulirkan oleh PSSI. Keputusan ini diambil bukan atas dasar SPFC mendukung secara penuh langkah-langkah yang diambil oleh PSSI sekarang, namun karena mengikuti jalur yang benar. “Jadi sikap kita tetap di IPL,” imbuh Erizal.

Sedangkan mengenai wacana akan digulirkannya kembali Liga Super Indonesia oleh PT. LI yang diawali oleh RUPS PT. LI, Erizal menyatakan bahwa langkah tersebut adalah sebuah kesalahan. “Apa yang dilakukan ADT dan Djoko Driyono itu sudah menyimpang. Mereka itu hanyalah pesuruh dari pemegang saham, bukan pemegang saham dan tidak berhak membagi-bagikan saham,” pungkas Erizal. (Rieko)

http://spartacks.net/berita/2011/10/24/2057.html


Quote 2:
Kemenkumham: 99% Saham PT.LI Masih Milik PSSI

http://libero.bola.net/data/galeri/p/surat-kemenkumham.jpg

Bola.net - Klaim PT. Liga Indonesia (PT.LI) yang mengaku telah mengubah komposisi kepemilikan saham mereka pasca Kongres Bali mendapat bantahan dari Kementrian Hukum dan Hak Asasi Manusia (Kemenkumham). Melalui surat yang dikirimkan pada PSSI, Kemenkumham menegaskan bahwa 99% saham PT.LI masih milik PSSI.

Dalam surat yang bernomor AHU.2-AH.01.09-13649, Kemenkumham menegaskan bahwa PSSI memiliki 990 ribu dari sejuta lembar saham PT.LI. Sementara 10 ribu lembar sisanya menjadi milik Yayasan Sepakbola When I M 64.

Sebelumnya, hal senada telah diungkapkan Catur Agus Saptono. Menurut Wakil Ketua Komisi Disiplin PSSI itu, PT.LI telah melakukan kebohongan publik.

"Ada kebohongan publik yang dilakukan oleh pengurus PT. Liga Indonesia, atas nama Presiden Direktur Syahrial Tahir dan Presiden Komisaris, Harbiansyah Hanfiah. Mereka menyatakan saham PSSI telah dialihkan kepada klub, bahkan telah melaporkan pengalihan saham tersebut kepada FIFA dan AFC," ungkap Catur, yang merupakan Wakil Ketua Komite Disiplin PSSI ini.

Lebih lanjut, Catur juga menyatakan bahwa RUPS PT.LI tidak pernah terjadi secara hukum. Pasalnya, PSSI sebagai pemilik 99% saham PT.LI tidak hadir dalam acara tersebut. "Selain itu, berdasar data Sisminbankum per tanggal 09 Nov 2011, PSSI masih terdaftar sah sebagai pemegang 990 ribu lembar saham, atau 99% dari saham PT.LI. Dalam data itu juga tidak terdaftar Presiden Direktur atas nama Syahrir Tahir dan Presiden Komisaris atas nama Harbiansyah. Ini kebohongan yg harus dibongkar," tegasnya.

sumber :
http://www.bola.net/indonesia/kemenkumham-99-saham-pt-li-masih-milik-pssi-30c4d2.html

Fakta: Giliran masalah hutang, malah dilempar ke PSSI. Kalau mengakunya saham 99% sudah dibagikan ke klub, seharusnya klub yang menanggung. Hal ini mengimplikasikan bahwa PT LI sebetulnya sadar bahwa pemilik PT LI sebenarnya masih PSSI.

Quote:
PSSI diakui Rudy kaget begitu tiba-tiba ada tagihan sebesar Rp 50 Miliar dari PT Liga Indonesia ke PSSI tanpa mengetahui bagaimana proses Rp 50 Miliar itu terjadi.

sumber :
www.tribunnews.com/2011/12/05/pt-liga-indonesia-niatnya-buruk-kepada-pssi
---------------------------------------


ISL melakukan pembohongan publik! Mengaku sebagai liga, tapi sesungguhnya hanya turnamen biasa!

Bukti:
Pernyataan ketua BOPI dalam live Suara Anda Metro TV, 6 Desember 2011
http://www.youtube.com/watch?v=M2Q7KE3Yqik


ISL justru pelaku pemberi promosi gratis!

Bukti: Kelompok klub pembangkang dan PT LI menuduh PSSI memberikan promosi gratis, padahal ISL 2011/2012 juga memberikan promosi gratis kepada: Persiram, Gresik United, PSAP, dan PSMS.

Asli gratis karena tanpa alasan atau verifikasi yang jelas. Kalaupun beralasan karena mengambil tim 8 besar dari Divisi Utama musim lalu, seharusnya diputuskan lewat Rapat Exco PSSI, sesuai statuta PSSI pasal 37 ayat 1a. SUDAHKAH DILAKUKAN ?


PT LI menanggung hutang 50 miliar, tapi bisa membiayai tim-2 yang bergabung di PT LI, bagaimana bisa!

Bukti: Aneh sekali PT LI, saat ini mereka merugi Rp 50 miliar, lalu bukannya berupaya membayar hutang, malahan menyubsidi klub-2 untuk ikut kompetisi yang mereka buat. Lucunya, tagihan Rp 50 miliar dibebankan pada PSSI. Sungguh merupakan logika yang aneh.

Quote 1:
PSSI diakui Rudy kaget begitu tiba-tiba ada tagihan sebesar Rp 50 Miliar dari PT Liga Indonesia ke PSSI tanpa mengetahui bagaimana proses Rp 50 Miliar itu terjadi.

Sumber :
http://www.tribunnews.com/2011/12/05/pt-liga-indonesia-niatnya-buruk-kepada-pssi

Quote 2:
Selain diikuti oleh beberapa klub elit seperti Persipura Jayapura dan Sriwijaya FC, PT LI juga mengajak klub-klub Divisi Utama. Mereka menawarkan subsidi Rp 500 juta untuk setiap klub, atau meningkat dari musim lalu yang besarnya Rp 300 juta.

Sumber:
http://bola.inilah.com/read/detail/1797707/ditawari-pt-li-rp-500-juta-klub-du-minta-rp-1-m
----------------------------------------------------------------------

PSSI melarang pemain yang tampil di ISL untuk memperkuat Timnas!

Pemain mengakui sendiri perihal adanya larangan ini. -> JILAT LUDAH SENDIRI ??

Quote 1:
"Hari ini kebetulan kita menghadap PSSI dan juga ISL, karena kita ingin tahu bagaimana permasalahannya. Karena sebagai pemain, sedikit banyak kita berada di dalam pihak yang dirugikan. Kalau kita melihat secara kasar, pasal 79 itu (yang mengatakan pemain yang tidak bermain di bawah liga PSSI, tidak bisa bermain di timnas, red) memang betul demikian," sahut Bepe.

Sumber:
http://www.detiksport.com/sepakbola/read/2011/12/13/204929/1790457/76/asosiasi-pemain-minta-pintu-timnas-terbuka-untuk-semua?b991101mainnews


Quote 2:
"Terlebih ada perkataan pemain di liga super (ISL) dilarang bermain di timnas. Memang betul ada aturan larangan, tapi ada celah. Kita masih bisa berargumentasi ke FIFA. Terlepas apa pun hasilnya, kita serahkan pada mekanisme berlaku," ujar Ponaryo kepada wartawan di Jakarta, Selasa (13/12/2011).

Sumber:
http://bola.kompas.com/read/2011/12/13/21295821/Asosiasi.Pemain.Minta.PSSI.dan.PT.LI.Rujuk

-----------------------------------------
Fakta: Statuta FIFA terbaru menghapus Article 79 ayat 2 yang menyatakan larangan bagi pemain yang berlaga di liga tidak resmi untuk memperkuat Timnas.

Statuta FIFA edisi Agustus 2010 (http://www.fifa.com/mm/document/affederation/generic/01/29/85/71/fifastatuten2010_e.pdf)

Article 79

1. Matches may not be played or sporting contacts made between members and Associations that are not Members of FIFA or provisional members of the Confederations, or their clubs, without the approval of FIFA.

2. Matches against teams whose players do not belong to a club or a League affi liated to a FIFA Member are prohibited.

3. Members and their clubs may not play on the territory of another Member without the latter’s approval.

Statuta FIFA edisi Agustus 2011 (http://www.fifa.com/mm/document/affederation/generic/01/48/60/05/fifastatuten2011_e.pdf)

Article 79

1. Players and teams affi liated to Members or provisional members of the Confederations may not play matches or make sporting contacts with players or teams that are not affi liated to Members or provisional members of the Confederations without the approval of FIFA.

2. Members and their clubs may not play on the territory of another Member without the latter’s approval.
---------------------------------------------

- Pemain yang berlaga di ISL baru tidak bisa memperkuat Timnas kalau klub yang tampil di ISL sudah dipecat dari keanggotaan PSSI. Namun pemecatan ini tidak mudah dilakukan, sebab harus melalui mekanisme kongres.

Yang menarik, pelarangan pemain ISL tampil di Timnas justru diperingatkan sendiri oleh Direktur Pengembangan Organisasi dan Asosiasi FIFA, Thierry Regenass.

Quote 1:
PSSI menegaskan, bahwa mengacu dari Statuta FIFA, tim nasional Indonesia tertutup bagi pemain yang bermain di kompetisi Indonesian Super League (ISL). PT. Liga Indonesia dinilai sebagai penyebabnya.

"Acuan yang dipakai adalah Statuta FIFA Pasal 79. Bunyinya, pertandingan yang dilakukan oleh timnas, di mana pemainnya tidak berada dalam klub atau liga yang terafiliasi dengan anggota FIFA adalah dilarang," ujar Ketua Umum PSSI Djohar dalam pertemuan klub-klub Divisi Utama PT. Liga Prima Indonesia Sportindo (LPIS) di Hotel Kartika Chandra, Jakarta, Kamis (8/12/11).

Djohar menambahkan, kebijakan itu harus ditegaskan oleh PSSI karena telah diingatkan oleh FIFA melalui Direktur Pengembangan Organisasi dan Asosiasi, Thierry Regenass.

Sumber:
www.detiksport.com/sepakbola/read/2011/12/08/202946/1786566/76/pssi-timnas-tertutup-untuk-pemain-yang-main-di-isl


- Apakah Thierry Regenass merujuk pada pasal lain? Atau Djohar yang mengada-ada soal peringatan dari Regenass ini? Itu yang saat ini belum diketahui. Tapi kita bisa melihat apakah Safee bisa memperkuat Malaysia, kalau tidak, maka aturan ini benar adanya.

Quote 2:
TEMPO.CO, Jakarta - Bintang sepak bola Malaysia, Safee Sali, terancam tak bisa memperkuat timnas Malaysia jika ia ngotot bermain di Pelita Jaya dalam kompetisi Liga Super Indonesia (LSI).

"Pemain asing yang ikut juga akan kena sanksi tidak boleh maain di negaranya, termasuk Safee," kata Ketua Umum Persatuan Sepak Bola Seluruh Indonesia (PSSI) Djohar Arifin dalam jumpa pers di Hotel Kartika Chandra, Kamis malam, 8 Desember 2011.

Sumber :
http://www.tempo.co/read/news/2011/12/08/099370671/Main-di-Indonesia-Safee-Tak-Bisa-Perkuat-Malaysia


- Namun demikian ternyata PSSI masih berupaya mencarikan solusi tentang ini.

Quote 3:
TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Koordinator timnas Indonesia, Bob Hippy, mengaku tengah mencari solusi agar pemain yang berlaga di Indonesia Super League (ISL) bisa memperkuat timnas Indonesia. Masalah itu merupakan salah satu pembahasan penting dalam rapat yang diikuti oleh seluruh pelatih timnas dan jajaran PSSI di Jenggala, kediaman Arifin Panigoro.

"Saya sebagai pembina dan pengurus ingin seluruh warga negara Indonesia bisa menjadi pemain timnas yang baik. Itu keinginan saya, lepas dari aturan-aturan yang ada. Mungkin di FIFA ada aturan seperti itu," kata Bob, Senin (12/12/2011).

Bob mengatakan, di beberapa negara ada pemain yang belum memiliki klub tapi masih bisa membela timnas. Atas dasar itulah, pihaknya kini coba mencari peluang untuk memboyong pemain yang merumput di ISL.

Sumber:
http://www.tribunnews.com/2011/12/12/pssi-cari-solusi-pemain-isl-bisa-perkuat-timnas

------------------------------------------------------------------------------------------------

                                   Manuver Kelompok Pembangkang  & KLB


- La Nyala Mataliti katanya mau menggelar KLB ya ?

quote:
REPUBLIKA.CO.ID, SURABAYA - Ketua Pengprov PSSI Jawa Timur sekaligus anggota Komite Eksekutif (Exco), La Nyalla Mahmud Mattalitti, menyatakan sebanyak 40 perwakilan anggota PSSI akan menggelar Rapat Akbar Sepakbola Indonesia di Jakarta pada 17-19 Desember 2011. Dalam rapat akbar tersebut, pembentukan pengurus PSSI tandingan akan dideklarasikan.

Rapat akbar yang rencananya dihadiri ratusan anggota PSSI dari sedikitnya 30 provinsi tersebut merupakan langkah awal untuk mengingatkan ketua umum PSSI, Djohar Arifin Husin, bersama jajaran pengurusnya agar kembali mematuhi statuta yang telah diputuskan pada kongres di Bali.

''Pada rapat akbar tersebut, rencananya akan dideklarasikan pembentukan pengurus PSSI tandingan seperti yang pernah dilakukan kelompok penentang Nurdin Halid,'' katanya. ''Namun nantinya tidak lagi menggunakan nama PSSI Tandingan, tetapi Komite Penyelamatan PSSI yang dipimpin secara presidium oleh beberapa perwakilan anggota.''

Kalau Djohar Arifin dan kawan-kawan tetap ngotot dengan sikapnya, La Nyalla menyebutkan KLB tinggal menunggu waktu saja.

Sumber:
http://www.republika.co.id/berita/sepakbola/liga-indonesia/11/12/12/lw2oi1-la-nyalla-pssi-tandingan-siap-dideklarasikan


- Terus, KLB, Syaratnya apa aja yak ??

quote :
Syarat untuk mengadakan KLB adalah :

1. Komite Eksekutif (EXCO) dapat melakukan permintaan untuk melakukan KLB setiap saat (Bukan perseorangan tapi hasil keputusan 11 Anggota EXCO PSSI).

2. Komite Eksekutif (EXCO) akan mengadakan KLB apabila diminta secara tertulis oleh 2/3 anggota PSSI. Permintaan tersebut harus mencantumkan agenda yang akan dibicarakan. KLB harus diadakan 3 bulan setelah diterimanya permintaan tersebut.

3. Apabila KLB tidak diadakan, anggota yang memintanya dapat mengadakan Kongres sendiri. Sebagai usaha terakhir, anggota bisa meminta bantuan dari FIFA.

4. Agenda KLB tidak bisa dirubah. Kalau memang niatnya ingin memperbaiki sepakbola Indonesia, KLB sebenarnya bisa dilaksanakan asal memenuhi ketentuan di atas. Kalau yang menjadi masalah adalah kompetisi sepakbola profesional, maka agenda KLB bisa membahas mengenai kompetisi saja.

Kenyataannya :

1. La Nyalla cs tidak mau mengikuti aturan STATUTA, entah karena ketidakmampuan mengumpulkan surat resmi dan tanda tangan 2/3 Anggota PSSI atau karena untuk mengumpulkan anggota PSSI butuh proses yang lumayan lama, karena agendanya harus jelas. Kalau agendanya pemakzulan kepengurusan PSSI saat ini, jelas melenceng dari isu awal yaitu masalah dualisme kompetisi dan sulit mendapat dukungan 2/3 anggota PSSI.

2. La Nyalla cs membentuk Komite Penyelamatan PSSI (PSSI tandingan) melalui Rapat Akbar Sepakbola Indonesia di Jakarta pada 17-19 Desember 2011. Pertanyaannya, kenapa La Nyalla cs tidak langsung meminta KLB sebagai jalur resmi sesuai Statuta? Jawabannya jelas bahwa La Nyalla cs berpacu dengan waktu sebelum status hukum PT. LI jelas dan kompetisi ilegal dibekukan.

3. Dengan membentuk PSSI Tandingan, maka harapan dari La Nyalla cs adalah supaya pemerintah mengintervensi PSSI sehingga jatuhlah hukuman (banned) dari FIFA. Mengapa demikian, sebab belum ada Statuta PSSI, AFC, FIFA yang sudah dilanggar kepengurusan saat ini sehingga AFC maupun FIFA jelas menolak turun tangan (padahal La Nyalla cs sudah berkali-kali mengirim surat kepada AFC maupun FIFA namun tidak digubris).

4. Setelah ada intervensi pemerintah dan hukuman (banned) dari FIFA, maka pergantian pengurus untuk mengembalikan kepengurusan lama PSSI yang sebenarnya menjadi agenda utama La Nyalla cs bisa dilakukan. Semakin jelas pula agenda utama yang disusun oleh La Nyalla cs yaitu mengembalikan kepengurusan lama PSSI.

Kalau memang sesuai prosedur sebenarnya silahkan saja mengembalikan kepengurusan lama PSSI. Namun ternyata La Nyalla cs memilih menghancurkan sepakbola Indonesia terlebih dahulu daripada melakukan sesuai prosedur. Jelas sudah siapa yang sebenarnya ingin merusak sepakbola Indonesia.

Sumber:
http://www.kaskus.us/showthread.php?t=11940547


Fakta:
Dan ternyata usaha La Nyalla cs untuk menggelar Rapat Akbar Sepakbola Indonesia di Jakarta pada 17-19 Desember 2011 terkait dengan akan disomasinya PT. Liga Indonesia yang menyelenggarakan Liga Tandingan (Ilegal).

Tanggal 5 Desember 2011, batas waktu PT. Liga Indonesia untuk menggelar RUPS, menyerahkan hasil Laporan Audit dan menyerahkan Laporan pertanggung jawaban. Yang kemudian ditindaklanjuti lagi dengan memberi batas waktu kedua sesuai UU Perseroan Terbatas yaitu 14 hari kemudian (19 Desember 2011), apabila belum juga ada niat baik PT. Liga Indonesia maka gugatan perdata dan pidana bisa digelar peradilannya. Makanya tidak heran kalau digelar Rapat Akbar Sepakbola Indonesia di Jakarta pada 17-19 Desember 2011.

Ternyata hingga saat ini PT. Liga Indonesia belum memenuhi kewajibannya dan muncul pengumuman dan peringatan di media nasional (Kompas, 12 Desember 2011) yang isinya ;


Quote:
PENGUMUMAN/PERINGATAN

Untuk dan atas nama Klien kami, PERSATUAN SEPAKBOLA SELURUH INDONESIA (P S S I), maka kami THRIENANDYA ADVOCATES & COUNSELLOR AT LAW, dengan ini memberitahukan hal-hal sebagai berikut:

1. Bahwa PERSATUAN SEPAKBOLA SELURUH INDONESIA adalah sebuah Badan Hukum yang sesuai ketetapan Menteri Kehakiman Republik Indonesia tanggal 2 Pebruari 1953, Nomor J.A.5/ 11/ 6, Tambahan Berita Negara Republik Indonesia tanggal 3 Maret 1953, Nomor 18.

2. Bahwa berdasarkan Akta Nomor 1 tanggal 8 Oktober 2008, dihadapan Notaris Muchlis Patahna, SH berkedudukan di Jakarta, mendirikan sebuah Perseroan yang dinamakan PT. LIGA INDONESIA, berkedudukan di Jakarta Selatan, yang telah mendapat Surat Keputusan Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia Nomor AHU-01470.AH.01.01. Tahun 2009 tanggal 8 Januari 2009.

3. Bahwa berdasarkan surat dari Kementrian Hukum dan Hak Asasi Manusia Republik Indonesia, Direktorat Jenderal Administrasi Hukum, No. AHU.2-AH.01.09-13649, tertanggal 29 November 2011 terdapat data-data sebagai berikut:

A. Permodalan:

Modal Dasar Perseroan : Rp 500.000.000,- terbagi atas 1.000.000 saham dengan
Nilai Nominal : Rp. 500,-/ lembar saham
Modal Ditempatkan : Rp 500.000.000,-/ 1.000.000 saham
Modal Disetor : Rp.500.000.000,-/ 1.000.000 saham

B. Susunan Pemegang Saham :

- Persatuan Sepakbola selu.oh lndonesia : 990.000 saham/ Rp. 495.000.000,- (ekuivalen 99 %)
- Yayasan Sepakbola When I M 64 : 10.000 saham/ Rp. 5.000.000,- (ekuivalen 1 %)

4. Bahwa akhir-akhir ini ada upaya-upaya dari beberapa oknum yang tidak bertanggungjawab untuk mengalihkan kepemilikan saham PT. Liga Indonesia tanpa persetujuan dari PSSI selaku pemilik/pemegang saham yang sah serta melakukan kegiatan-kegiatan tanpa persetujuan Pemegang Saham meskipun telah disampaikan secara patut kepada para pengurusnya.

5. Bahwa Klien kami telah pula meminta Laporan Keuangan Hasil Audit kepada pengurus dan telah pula meminta Pengurus PT. Liga Indonesia untuk diadakan RUPSLB sesuai dengan AD/ART Perseroan dan Undang-undang Republik Indonesia tentang Perseroan Terbatas, dengan agenda, Laporan Keuangan Hasil Audit, Laporan Pertanggungjawaban Pengurus dan Pergantian Pengurus, tetapi hingga saat ini permintaan Klien kami tersebut tidak ditanggapi.

6. Bahwa hal tersebut Klien kami perlukan agar diperoleh gambaran yang lengkap akan PT. Liga Indonesia guna melaksanakan komitmen PSSI untuk membagikan saham-saham milik PSSI kepada klub-klub peserta kompetisi profesional di bawahnya.

Bahwa sehubung dengan hal-hal tersebut di atas, maka dengan ini Kami memperingatkan secara tegas kepada para pihak yang terkait baik Pengurus maupun Pihak-pihak ketiga untuk: Kami Menghimbau kepada pihak-pihak tersebut untuk tidak melakukan suatu hubungan hukum dalam bentuk apapun dan untuk tidak menanggapi dan tidak turut serta melakukan kegiatan-kegiatan yang dilakukan oleh Pengurus PT. Liga Indonesia saat ini, mengingat kepengurusan PT. Liga Indonesia saat ini dalam proses diminta pertanggungjawabannya oleh PSSI selaku pemilik saham mayoritas.

Berdasarkan hal-hal tersebut di atas, untuk menghindari adanya tuntutan hukum di kemudian hari dari Klien Kami, maka para pihak yang terkait hendaknya mengindahkan segala bentuk kerjasama ataupun mengikuti kegiatan-kegiatan yang dilakukan oleh kepengurusan PT. Liga Indonesia saat ini.

Jakarta, 12 Desember 2011
Hormat kami,
Kuasa Hukum Persatuan Sepakbola Seluruh Indonesia (P S S I)
THRIENANDYA ADVOCATES & COUNSELLOR AT LAW

R.Finantha Rudy, SH
Sahala PL Tobing, SH
Adi Atmaka, SH
Taryanto, SH

Sumber:
Kompas, 12 Desember 2011


- Manuver: Joko Driyono menyelenggarakan liga tandingan ISL 2011/2012.

 Fakta: Ternyata Joko Driyono dulu sempat ditawari oleh Djohar Arifin untuk membantu PSSI menyelenggarakan liga. Tapi uluran tangan ini disia-siakan oleh Joko. Upaya Djohar merangkul pengurus lama pun kandas. Padahal bisa saja perpaduan dua kepengurusan ini akan mengikis pergesekan antara pengurus lama dan baru. Sehingga tidak perlu terjadi ketegangan-ketegangan di kemudian hari yang semakin merugikan kepentingan nasional.

Eh, tidak lama kemudian Joko muncul lagi dengan menggelar ISL, yang memantik klub-klub membelot dari PSSI. Tidak jelas apa maunya Joko ini. Kalau niatnya baik, mestinya dia ikut membidani liga profesional baru bersama PSSI, bukan dengan liga tandingan.

Sumber:
http://i39.tinypic.com/2rw8bd1.jpg


- Manuver: La Nyalla terindikasi merupakan seorang provokator. Tuduhan-2-nya banyak yang dimentahkan

Bukti:
Quote:
Kepada beritajatim.com, La Nyalla membeberkan semua hasil Kongres tahunan PSSI di Pan Pasific Nirwana Resort, Bali, 21-22 Januari 2011 lalu. Salah satu yang dibeberkan La Nyalla adalah transkrip dan beberapa SK hasil Kongres PSSI itu.

Dalam transkrip itu, peserta Kongres PSSI II mengesahkan format kompetisi 2011-2012 berisi 18 klub yang berlaga di ISL, 44 klub yang dibagi 4 wilayah untuk Divisi Utama, 66 klub Divisi I, dan 100 klub untuk Divisi II serta Divisi III dengan jumlah klub tidak terhingga.

Sumber:
http://www.beritajatim.com/detailnews.php/5/Olahraga/2011-12-09/120337/Tertawakan_Saleh,_La_Nyalla_Beber_Bukti_Hasil_Kongres_Bali

--------------------------------------------------------------------------------

                                                            ITC PEMAIN


- ITC Pemain, ini tugasnya siapa ya ??

Fakta :  Memang lebih enak menjadi komentator daripada pelaku di lapangan. Adagium itu juga seolah berlaku bagi La Nyala Mattalitti. Berbagai kritik maupun serangan bertubi-tubi yang dilayangkannya kepada PSSI ternyata tak sebanding dengan kinerjanya sebagai ketua Komite Status dan Alih Status Pemain PSSI. Pasalnya, hingga kini masih saja banyak pemain asing yang tak bisa merumput karena terkendala perijinannya.

pengprov jatim aja juga ditinggalin sama beliau ini . . urusan pssi gresik terbengkalai, urusan persiapan tim PON jatim amburadul , program ga jelas. . rupanya bapak ini lebih cocok jadi komentator sepak bola

quote:
La Nyala sendiri mengakui jika masalah tersebut memang menjadi wewenangnya. Namun, dia tak bisa berbuat banyak karena ruang geraknya dibatasi. Meski berstatus sebagai Ketua Komite Status dan Alih Status Pemain, namun dia mengaku tak memiliki kesempatan menjalankan perannya tersebut.

Sumber:
Selasa, 06 Dec 2011 08:12
La Nyala Lebih Banyak Urusi Statuta, Urusan Alih Status Pemain tak Beres
(http://www.bolaindo.com/?page=berita&sub=detail&id=23478)

Fakta :  untuk lebih mengetahui tentang ITC dan segala macam persyaratannya, dipersilahkan buka disini:- http://www.pssi-football.com/id/download/regulasi/PO%20Status%20Alih%20Status.pdf- PO%20Status%20Alih%20Status.pdf


Daftar Pustaka:

- Thread kaskus: Menuju Sepakbola Indonesia yang Lebih Baik
- www.the-afc.com
- www.j-league.or.jp
- mediaindonesia.com
- bolaindo.com
- beritjatim.com
- republika.com
- Kompas, 12 Desember 2011
- republika.co.id
- tribunnews.com
- spartacks.net
- bola.net
- suara anda metrotv
- vivanews.com
- bola.inilah.com
- www.tempo.co


NB:
- Buat member yang mau nambahin, dipersilahkan :)
- Kalo bisa, bagi yang mau menambahkan, harap formatnya disusun yang rapi, agar yang baca juga enak :)
- Correct me if i'm wrong :)

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar