Selasa, 20 Desember 2011

Inilah nyanyian-nyanyian merdu "4 Exco pembangkang" kepada PSSI yg tak lain adalah intitusiny sendiri.

1. PSSI melanggar statuta !!!

2. PSSI tidak mempunyai etika !!!

3. PSSI sekarang lebih parah !!!

4. PSSI melukai fairplay, memasukan 6 tim gratis !!!

5. PSSI pokoknya selalu salah !!!

dll.

dan parahnya, mereka sejak awal memang tak punya niat berorganisasi... karena ukuran orang yg niat berorganisasi mreka selalu mengkedepankan musyawarah daripada selalu "nyelonong" rumpi ke media.
mereka selalu membuat steatment sepihak, padahal dalam ukuran etika.. sikapny itu tidak pantas di lakukan bila ia masih trikat dalam suatu intitusi dlm hal ini PSSI. kalaupun ada yg brhak menyampaikan informasi.. PSSI punya jubir atau ketum sbg corong informasi.
dan pernyataan mreka seakan tak pernah ada dasarnya, tak bs di pertanggung jawabkan, lebih mengarah ke fitnah, tak pernah berkaca, dan seakan memang merasa paling benar...
padahal PSSI skarang di pimpin oleh seorang profesional, mantan pemain, wasit, dan jabatan prestisius lainnya di KONI dan KEMENEGPORA, ia jg brgelar profesor... rasanya mustahil ia tak mengerti apa2 tentang sepakbola...
PSSI skrg hanya butuh sesuatu yg pernah di dapatkan rezim lama tp blum sepenuhny di dapat rezim baru.. yaitu WAKTU, KESEMPATAN, dan KEPERCAYAAN...
Qta punya program yg cerdas... Qta pun punya target yg jelas... Ayolah qta kdepankan rasa profesionalitas...
Qta bangun sepakbola ini bersama2...
Qta belajar memperbaiki kompetisi ini bersama2...
jangan ada yg sok tau or merasa tau segalanya lah... mpe gelar RASN segala.. di akui juga gk... valid juga gak pesertanya... point2 yang d hasilkan pun trkesan prematur n malah trkesan seperti manusia yg di karuniai mulut tp qo mengeluarkan kritik lewat dubur..

so???

in the end, a jack of all trades who masters none will learn one thing well (begging)...

pada akhirnya, seseorang yg mengaku bisa sgalanya tetapi sbenarnya tidak, hanya akan belajar menguasai satu hal (mengemis)...

maka,
bertaubatlah LNM, EB, TA, dan RR.. Meminta maaflah, ALLAH saja maha pemaaf, bgtu pula PSSI.

wassalam.

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar