Sabtu, 17 Desember 2011

Serba-Serbi

Sesungguhnya program PSSI itu bukan hanya masalah IPL atau ISL..mereka meributkan itu karena ketakutan PT.LI untuk bertanggung jawab masalah audit keuangannya yang mempunyai rapor MERAH..

Aneh sekali kalo dibilang PSSI bankrut karena menge...luarkan sanksi denda pada klub..
Sesungguhnya PSSI era Nurdin Halid yang benar benar bangkrut dengan meninggalkan utang dimana mana dan KAS yang KOSONG..

Tapi tak seorangpun membahas program PSSI yang menyelenggarakan kompetisi AMATIR dengan benar benar GRATIS tanpa adalagi pungutan uang pendaftaran dan biaya Wasit serta perangkat pertandingan tidak lagi dibayar oleh klub melainkan ditanggung oleh PSSI... Apakah era Nurdin Halid seperti sekarang ini..?

Saat ini siapapun yang mencoba bermain dengan pungutan pungutan liar, maka akan ditendang langsung..
Itu yang membuat mereka resah karena tidak ada penghasilan TAMBAHAN...
PSSI memerangi MAFIA kok dihujat..?
Aneh sekali jika kalian menghujat. Kalian menghujat PSSI hanya melihat pada gangguan yang sedang dilakukan BAKRIE CS dan kalian mendukung program MAFIA..? Cuiiih...

Kalian tidak melihat program PSSI keseluruhan..!!
 
-------------------------------------------------------------------
La Nyalla adalah orang proyek...
Persibaya-pun dia jadikan proyek dengan dualisme.
Kemudian dia menawarkan harga 20 M untuk tidak mencampuri lagi.
Tapi keinginan mimpinya itu tidak digubris, hingga dia menurunkan tawaran menjadi 12 M...6 M...4 M sampai 1 M.
Namun tidak pernah di gubris...

Hingga dia menawarkan PROYEK RAPAT AKBAR...
Dengan perhitungan keuntungan proyeknya ini 2 juta dari setiap peserta yang hadir.
Jadi jika yang hadir 300 peserta, maka dia akan mendapatkan keuntungan proyeknya itu sebesar 2 juta x 300 = 600 juta
Lumayan buat naik haji bersama seluruh keluarganya.... hehehe.

Sesungguhnya mereka dalam ketakutan dan kepanikkan yang luar biasa karena PT.Ll tidak bisa mempertanggung jawabkan audit keuangannya yang mempunyai rapor MERAH..
Jadi kepanikkan itu tidak bisa mereka tanggung sendiri sehingga mereka lebih suka ada kepanikkan masal...
Hehehe...artinya mereka adalah golongan PENGECUT..!!
 
---------------------------------------------------------------------------
Ramai ramai PENYELAMATAN diri dari tuntutan hukum karena AUDIT Keuangan PT.LI tidak bisa dipertanggung jawabkan sehingga membuat opini negative pada masyarakat Indonesia dengan media medianya memburukkan PSSI yang sedang dalam pembenahan disegala bidang. Mereka membuat opini dengan KLB dan mengadakan Rapat Akbar... Maka SANGAT BODOH bagi mereka yang mendukungnya dengan arti kata MEREKA melindungi KEJAHATAN yang DIRENCANAKAN...!!

Sesungguhnya mereka PANIK mempertanggung jawabkan Keuangan PSSI era Nurdin Halid dan PT.LI yang menggelar ISL musim musim lalu...

Aku kagum deh sama La Nyala seorang haji yang berlindung pada kejahatan..!!

La Nyala emangnya BENTO...??
 
 -----------------------------------------------------------------------------
 
Percakapan Djoko Driyono sewaktu minta izin dengan ketua BOPI :

Djoko : "pak, saya mau ngomong boleh?"

ketua BOPI : "boleh, ada apa?"

Djoko : "begini, kami mau minta izin untuk menggulirkan sebuah Liga Profesional, boleh ?"

ketua BOPI : "hah??? bukannya Liga Profesional di Indonesia udah ada? kalo tidak salah namanya Indonesia Premier League, disingkat IPL. IPL ini adalah Liga pengganti Liga musim lalu yaitu Indonesia Super League karena terbukti Liga itu gagal, selama Liga itu bergulir, tidak ada prestasi yang dicapai oleh TIMNAS. AFC juga mengatakan kalau Indonesia Super League adalah liga yang buruk. Poin yang diberikan AFC untuk ISL pun hanya setengah dibandingkan Liga di Thailand.

Liga Profesional hanya boleh ada satu, gak boleh dua, ngerti? kalau memaksakan ingin membuat Liga satu lagi, itu berarti menyalahi aturan FIFA. FIFA melarang ada nya dua Liga Profesional di satu negara. kalau ketentuan itu dilarang, maka negara kita bisa diberi sanksi oleh FIFA, seperti denda, dilarang bermain di tingkat Internasional, atau yang paling parah dibanned dari keanggotaan FIFA.

kamu juga bisa diberi sanksi karena kamu yang telah membuat Liga tandingan ini, seperti dihapus dari keanggotaan PSSI, dilarang mengurusi persepakbolaan Indonesia, atau yang paling parah kamu bisa ..."

Djoko : "stop pak stop...!! tadi saya salah sebut. Maksud saya, saya mau minta izin menggulirkan Turnamen Profesional, boleh?"

ketua BOPI : "oh bilang dong, kalau itu sih boleh".
 
 
 

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar